MENEBAR HARAPAN DEMI SENYUMAN KELUARGA



Di pungkiri atau tidak,kondisi seperti inilah yang lumrah sering kita jumpai ketika kita melintas atau pun melewati jembatan penghubung dari jalur-jalur menuju infra.itulah gambaran betapa ekonomi masyarakat untuk saat ini sungguh sangat tidak stabil.bahkan bisa di bilang sangat minimum untuk kategori ekonomi sehat.ada salah satu guyonan pembicaraan kami dengan salah satu nara sumber "kami sebenar nya bukan nya kurang duit,tapi sudah jadi hobi.. (sambil tertawa).namun dari candaan tersebut,tersirat di wajah mereka,betapa besar naluri bertahan hidup di WM imbas dari kegagalan budi daya udang.demi rasa tanggung jawab dan kondisi yang mendorong mereka untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan keluarga .tak sedikit pula di antara mereka yg tak bisa lagi bertahan dengan kondisi budi daya yang tersendat serta berimbas pada tabungan modal hingga tabungan untuk anak sekolah tersedot habis oleh gagal nya budi daya.tak beda jauh dengan penulis (red).sambil menikmati profesi dan mencari hiburan dalam arti positif,agar gairah budi daya udang kembali penuh keyakinan dan berakhir dengan hasil yang memuas kan.
Itulah seklumit gambaran dan cerita dengan fakta yang di alami para pelaku budi daya udang di BUMI WACHYUNI MANDIRA.
Pesan moral nya,"jangan malu mencari yang halal tapi malu lah ketika anak-anak mu menangis tak bisa membeli sebiji kembang gula"


Penulis RBSWM



No comments for "MENEBAR HARAPAN DEMI SENYUMAN KELUARGA"