TIM PENCEGAHAN, PENGENDALIAN DAN PENANGANAN PENYAKIT (TP3) BPM & BAM

Nan jauh diluar sana banyak orang yg tdk mengetahui istilah TP3. Tetapi bagi seorang petambak udang dikawasan Desa Bumi Pratama Mandira dan Bumi Asri Mandira yg memang kawasan pertambakan dgn 2.960 Petambak, maka nama ini adalah nama yg tdk asing lagi di dua bulan terakhir. 
Tim ini bekerja sebagai tim yg berbasis panggilan dan laporan krn adanya pergerakan "burung Camar" sebagai pertanda adanya penyakit dan tambak bermasalah.

Mengapa tim ini terbentuk?
Krn semenjak terputusnya kerja sama Inti- Plasma antara Perusahaan CPP dan Petambak Wahyuni mandira, nyaris semua program dan pola budidaya diserahkan kepada Petambak masing-masing. Efek dari kemandirian sistem Budidaya inilah, banyak diantara kita para pelaku budidaya lengah dan terlupakan untuk menjaga kawasanya. Sehingga pelan tapi pasti lingkungan budidaya semakin endemik dengan penyakit. Dimana perkara penyakit ini dulu dikerjakan dan ditangani oleh para Insiyur dan Ahli Perikanan yg ada diera kemitraan Inti-Plasma.

Dalam kurun waktu tujuh bulan inilah penyakit udang WSSV merajalela dan menghancurkan sendi-sendi ekonomi di dua Desa yg berbasis budidaya ikan ini.
Maka tdk ada cara lain mengatasi ini kecuali kita berikhtiar kembali dgn cara Budidaya Ikan yg Baik (CBIB) yg telah dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan, menerapkan kembali SOP Budidaya udang dgn baik walaupun dgn sekala ekstensif, dan yg tak kalah pentingnya Para pemimpin kawasan ini berpikir mengatur dan menghentikan Budidaya sementara waktu untk memutus mata rantai penyakit ini. 

Marilah berbagi solusi tanpa merendahkan satu dengan yg lainya, marilah berhenti sejenak melupakan bisnis dan kembali saling peduli dengan sesama dan lingkungan ini.

Lima tahun yg lalu, saya menyaksikan permasalahan yang sama seperti ini di Pertambakan Pantai Utara(PANTURA) tatkala mengikuti seminar Penyakit udang dan ikan yg adakan Kementerian Kelautan dan perikanan. Dan tidak menyangka dihari ini dalam kurun waktu tujuh bulan ini, permasalahan yang sama melanda kawasan yg sangat saya cintai.

Sahabat dan saudaraku bergeraklah mencari solusi dengan "kejernihan hati". Sesungguhnya dengan kau bergerak setidaknya hati dan diri ini lupa untuk mengeluh,mencaci,dan menyalahkan takdir Allah Tuhan semesta alam.

Tim TP3 adalah hanya salah satu solusi penghambat kecepatan pergerakan penyakit, tetapi pergerakan itu sendiri perlu diatur dgn mekanisme yang baik.
Budidaya yg baik,pengaturan skedul budidaya yg baik pula.

Sungguh kita semua sayang dan cinta dengan kawasan ini. Mari kita jaga bersama. Jangan berhenti belajar dari kehidupan ini kawan. 

Semoga ada hikmah dan manfaatnya. # Colek sahabatku Pak Dwi Lambang Setyo Aji, Pak Junias Junias P. Fernando Tarigan, Ibu Luluk di Dinas Kelautan dan Perikan Kabupaten OKI dan Prop Sumsel#

Penulis: Supras WM
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=155759362104999&id=100030128091875

No comments for "TIM PENCEGAHAN, PENGENDALIAN DAN PENANGANAN PENYAKIT (TP3) BPM & BAM"